Krakatau Tour-Krakatoa Volcano Tours-AdventurePada 1927 Krakatau (volcanic island) memperlihatkan fenomena menarik. Tumpukan lava dari kawah Gunung Krakatau muncul ke permukaan laut dengan ketinggian satu meter dari permukaan laut. Tetapi, makin lama, kawah itu semakin besar dan bertambah tinggi, hingga akhirnya diberi nama Anak Krakatau. Hingga kini, Gunung Anak Krakatau masih aktif dan sering meletupkan pasir dan lava panas. Setiap tahun, ketinggian Gunung Anak Krakatau bertambah, pelan-pelan membentuk pulau.
Meskipun masih aktif, Gunung Anak Krakatau sudah dihuni tumbuhan dan biota. Kawasan itu merupakan laboratorium alami untuk mempelajari pengetahuan alam, geologi, vulkanologi, dan biologi. Wisatawan bisa mengetahui berbagai gejala alam, seperti proses pembentukan pulau, gunung, dan hutan. Di pinggir pantai, sekalipun tandus, tumbuh pohon seperti cemara, waru, ketapang, kangkung laut, dan alang-alang. Perkembangan vegetasi itu, bahkan terhenti ketika Anak Krakatau meletus pada 1952 dan 1953.
Agak berbeda dari Anak Krakatau, Gunung Krakatau Besar yang tingginya mencapai 2.000 meter sudah hampir seperti cagar alam. Di Pulau Krakatau Besar, terdapat tumbuhan kilangir, cemara, dadap, ketapang, waru, mara, dan cangkudu. Krakatau Kecil (Pulau Panjang), sudah ditumbuhi kilangir, waru, dadap, dan mara. Sampai kini, di Pulau Krakatau Besar dan Kecil, wisatawan sering menemukan biawak

Gunung Anak Krakatau memang dibuka untuk tujuan objek wisata. Daya tarik Krakatau justru saat kondisi aktif mengeluarkan asap tebal dan debu vulkanik. Meskipun sudah dibuka untuk tujuan wisata, pengunjung tetap harus berhati-hati. Wisatawan hanya diperbolehkan berada dalam radius dua kilometer dari kawah. Bagaimanapun, Anak Krakatau tergolong berbahaya bagi siapa pun yang mendekati. Terkadang, ada juga kesempatan mendaki Anak Krakatau. Izin pendakian yang aman hanya diberikan sampai batas lereng. Pasir hitam dan angin kencang sangat riskan bagi keselamatan pendaki.
Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau biasanya juga sangat berhati-hati memberikan izin kepada wisatawan yang datang. Karena itu, wisatawan yang berminat ke kawasan Anak Gunung Krakatau, dipersilakan berangkat Banten (PANTAI CARITA). Pada status waspada seperti Agustus 2008, letupan debu dan kerikil panas Krakatau tentu berbahaya bagi siapa pun. Tetapi, banyak wisatawan yang justru tertarik dengan sensasi gunung krakatau ini.

Paket Tour 1 Hari

Subscribe
CS

Status YM

We have 3 guests online
mod_vvisit_counterHari ini8
mod_vvisit_counterKemarin123
mod_vvisit_counterMinggu ini227
mod_vvisit_counterBulan ini471
mod_vvisit_counterTotal22659

Hari ini: Sep 06, 2010
79°
26°
°F | °C
Cloudy
Humidity: 83%
Sun
Chance of Storm
73 | 89
22 | 31
Mon
Chance of Storm
73 | 86
22 | 30

Google Translate